Terbaru=>>
Loading...

Cara Membuat Sertifikat Rumah

Cara Membuat Sertifikat Rumah - Banyak orang menganggap bahwa mengurus surat menyurat itu rumit dan berbelit-belit. Memang begitulah adanya, namun semuanya pasti ada tujuan serta kegunaannya. Begitu juga dengan sertifikat rumah. Untuk anda yang ingin membuat sertifikat rumah, saya akan berikan cara membuat sertifikat rumah sebagai referensi sebelum anda membeli rumah.

Cara Membuat Sertifikat Rumah


Tata Cara Membuat Sertifikat Rumah


Berikut ini tata cara membuat sertifikat rumah selengkapnya.

1. AJB atau Akata Jual Beli

Kedua belah pihak, penjual dan pembeli mendatangi kantor PPAT untuk membuat AJB, atau untuk daerah yang jumlah PPATnya belum mencukupi bisa mendatangi Camat.

2. Persyaratan AJB

Untuk membuat Akta Jual Beli anda harus menyiapkan:

  • Penjual:

  1. Asli Sertifikat Hak Atas Tanah
  2. KTP dan KK
  3. Bukti pembayaran PBB
  4. Bagi yang sudah berkeluarga, surat persetujuan suami/isteri


  • Pembeli :

Cukup membawa KTP dan KK

3. Proses Pembuatan AJB

a. Persiapan

  • Pejabat Pembuat Akta Tanah memeriksa keaslian sertifikat di kantor BPN sebelum membuat AJB.
  • Penjual membayar PPh atau Pajak Penghasilan jika harga jual di atas Rp 60,- di kantor Pos atau BANK
  • Pembeli membuat pernyataan bahwa ia tidak menjadi pemegak hak atas rumah yang melebihi ketentuan batas dan luas maksimum dengan membeli rumah dan tanah tersebut
  • Surat pernyataan penjual bahwa rumah dan tanah tersebut tidak dalam keadaan sengketa
  • PPAT menolah pembuatan AJB jika rumah dan tanah dalam keadaan sengketa


b. Pembuatan AJB

  • Dihadiri oleh kedua belah pihak ataupun orang yang diberikan kuasa secara tertulis
  • Pembuatan akta dihadiri oleh minimal 2 orang saksi
  • PPAT membacakan akta serta menjelaskan isi dan juga maksut pembuatan akta
  • Jika isi akta sudah disetujui oleh kedua belah pihak, akta ditandatangani oleh kedua belah pihak, saksi dan PPAT
  • Akta dibuat 2 lembar asli, 1 disimpan di kantor PPAT dan 1 lembar lainnya disimpan di kantor BPN demi keperluan pendaftaran atau balik nama
  • Kepada penjual dan juga pembeli, masing-masing diberi salinannya


4. Cara membuat sertifikat rumah selanjutnya setelah membuat AJB yakni menyerahkan berkas AJB ke kantr BPN untuk balik nama sertifikat

5. Berkas yang diserahkan untuk membuat sertifikat rumah yakni:

  • Surat permohonan balik nama ditandatangani oleh pembeli
  • AJB
  • KTP kedua belah pihak
  • Sertifikat hak
  • Bukti pelunasan PPh dan BPHTB


6. Prosesnya di BPN

  • BPN memberikan tanda bukti pada PPAT yang selanjutnya diserahkan pada pembeli
  • Nama penjual dalam buku tanah dan sertifikat dicoret dengan menggunakan tinta hitam serta diparaf oleh KKBPN ataupun pejabat yang ditunjuk
  • Nama pembeli ditulis di halaman dan komom pada buku tanah dan sertifikat dengan ditambahkan pencatatan serta ditandatangani oleh kepala kantor BPN ataupun pejabat yang ditunjuk
  • Dalam waktu 2 minggu anda sudah bisa mendapatkan sertifikat rumah anda


Nah, seperti itulah lebih kurangnya tata cara membuat sertifikat rumah. Anda bisa menjadikan artikel ini sebagai referensi untuk nantinya membuat sertifikat rumah.