Terbaru=>>
Loading...

Tips Jual Beli Tanah Cara Membeli Tanah

Cara membeli tanah – Tanah merupakan harta yang tidak dapat bergerak yang salah satu bentuk investasi yang paling menguntungkan. Hal inilah membuat tanah banyak diminati oleh banyak orang karena harga tanan nantinya akan semakin naik dari hari ke hari. Sebagai contih apabila anda membeli tanah sekarang dan anda menjualnya kembali 2 sampai 5 tahun kemudian maka dijamin harganya pun akan berlipat ganda dari harga saat anda membeli.

Nah, untuk anda yang ingin berinvestasi tanah maka ada baiknya anda harus memperhatikan dengan seksama tips aman membeli tanah. Sebab saat ini banyak kasus persengketaan lahan atau tanah yang pada akhirnya akan merugikan anda sendiri. Tentu anda tidak ingin kan tanah yang anda beli ternyata dapat bermasalah dalam kepemilikan dan keabsahan sertifikatnya atau hadirnya masalah lain.

Tips Cara Membeli Tanah Agar Aman

tips jual beli tanah

Periksa kondisi tanah

Tanah yang akan kita beli sebaiknya dicek terlebih dahulu, baik itu untuk kontur tanahnnya ataupun potensi tanahnya. Apabila tanah tersebut termasuk jenis tanah bergerak maka sebaiknya anda mencari tanah di lokasi lain, karena tanah yang bergerak tida baik apabila dibangun rumah di atasnya. Dan yang tidak kalah penting ialah lokasi tanah anda, sebaiknya pilihlah tanah yang letaknya strategis.

Periksa surat-suratnya

Cara membeli tanah yang sangat penting ialah anda harus periksa surat-menyurat tanah yang sebaiknya harus lengkap dan absah termasuk juga kepemilikannya. Apabila tanah tersebut sudah bersertifikat maka periksa apakah sertifikat tersebut telah berpindah tangan atau belum. Serta usahakan apabila sertifikat tanah atas nama penjual tanah itu sendiri agar lebih mudah dalam prosesnya. Namun, jika tanah yang akan dibeli tersebut belum bersertifikat dan masih berupa girik sebaiknya anda memeriksa kebasahan bukti kepemilikannya, apakah valid ataupun tidak valid.

Pemeriksaan oleh PPAT

Agar memastikan keabsahan sertifikat tanah yang akan anda beli, maka gunakanlah jasa PPAT untuk memeriksanya. PPAT ini akan memeriksa keaslian sertifikat tanah tersebut ke BPN (Badan Pertahanan Nasional). Tujuan ini untuk memastikan apakah sertifikat itu asli atau tidak, sedang dimainkan atau tidak atau mungkin tanah sedang dalam sengketa.

Membuat AJB oleh PPAT

Tips aman membeli tanah selanjutnya ialah membuat AJB oleh PPAt. Untuk membuat akta jual beli (AJB) ini biasanya dibutuhkan beberapa persyaratan seperti : surat pembayaran PBB, sertifikat tanah, surat izin mendirikan bagungan dan hak tanggungan atau hipotik.

Balik nama sertifikat tanah

Apabila PPAT telah selesai membuat AJB maka PPAT kemudian menyerahkan berkas AJB tersebut ke BPN demi mengurus balik nama sertifikat tanah yang dibeli. Penyerahan berkas untuk balik nama ini selambat-lambatnya 7 hari setelah penandatangan AJB agar nantinya segera diproses. Ada beberapa syarat atau berkas yang diserahkan untuk membalik nama ini seperti: surat permohonan balik nama, akta jual beli, KTP, bukti pelunasan PPH dan BPHTB.

Itulah beberapa tips cara membeli tanah agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Silahkan baca Villa dijual di Bali dekat Pantai